Jakarta – PT BFI Finance Tbk (BFIN) memastikan akan membagikan dividen interim meski belum bisa mengungkap proyeksi dividen untuk kinerja penuh tahun 2025. Direktur BFIN, Sudjono, menyampaikan bahwa perusahaan konsisten membagikan dividen interim dalam beberapa tahun terakhir, dengan nilai sekitar Rp28 per saham sebagai acuan publik.
Besaran dividen interim berikutnya masih menunggu keputusan pemegang saham, yang biasanya dilakukan setelah audit laporan keuangan tahunan dan sebelum Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada April atau Mei.
BFIN membukukan laba bersih Rp1,17 triliun per kuartal III-2025, naik 4,7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Pendapatan bersih perusahaan tercatat Rp4,08 triliun, meningkat 7,7 persen, sementara beban operasional turun 1,4 persen menjadi Rp1,77 triliun. Return on Assets (ROA) berada di 7,7 persen dan Return on Equity (ROE) di 14,7 persen.
Kualitas aset tetap terjaga dengan rasio Non Performing Finance (NPF) bruto 1,55 persen dan NPF Coverage 2,5 kali. Nilai pembiayaan baru naik 15,2 persen, mendorong total piutang yang dikelola tumbuh 13 persen secara tahunan. Dikutip dari Antaranews.com
