IHSG Menguat Signifikan 5,03 Persen, Sentimen Positif Kembali Dominasi Pasar

IHSG Menguat Signifikan 5,03 Persen, Sentimen Positif Kembali Dominasi Pasar

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melambung 5,03 persen atau naik 302,08 poin ke level 6.309,73 pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (15/6). Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajnawi menjelaskan bahwa penguatan signifikan IHSG dipicu oleh membaiknya sentimen risiko (risk sentiment) investor setelah muncul kabar positif terkait kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Sentimen tersebut mendorong investor kembali masuk ke aset berisiko, termasuk pasar saham di negara berkembang seperti Indonesia.

Menurut Arjun, pasar global merespons positif rencana penandatanganan perjanjian damai AS-Iran yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni 2026 di Swiss. Kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan blokade angkatan laut AS terhadap Iran, pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai 25 miliar dolar AS, serta komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir selama proses negosiasi berlangsung. Kondisi ini memicu reli di bursa saham Asia, termasuk Indonesia, karena meningkatnya optimisme investor terhadap stabilitas geopolitik global.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga menantikan sejumlah agenda penting seperti Global Market Accessibility Review dari MSCI, rebalancing indeks FTSE, serta Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diperkirakan akan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Pada perdagangan sesi I, tercatat 660 saham menguat, 86 saham melemah, dan 70 saham stagnan, dengan nilai transaksi mencapai Rp17,20 triliun. Sektor barang baku memimpin penguatan dengan kenaikan 9,67 persen, disusul sektor energi 5,73 persen dan sektor industri 5,67 persen, sejalan dengan penguatan mayoritas bursa saham Asia. Dikutip dari Antaranews.com