Evaluasi SIGNAL, Pembina Samsat Perkuat Transformasi Layanan Digital di Tiga Provinsi

Evaluasi SIGNAL, Pembina Samsat Perkuat Transformasi Layanan Digital di Tiga Provinsi

Yogyakarta – Upaya meningkatkan kualitas layanan digital kepada masyarakat terus dilakukan oleh para Pembina Samsat melalui kegiatan Evaluasi Implementasi Aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional) yang diselenggarakan di Hotel Luxury Malioboro Yogyakarta pada Jumat (12/6/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Pembina Samsat dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dari PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta hadir Kepala Bagian Operasional Eko Mulyanto, Kasubag SW & Humas Trisno Supriyadi Fanggidae dan staf sumbangan wajib dan humas Agus Suryanto.

Evaluasi implementasi SIGNAL dilaksanakan untuk mengidentifikasi perkembangan pemanfaatan layanan digital Samsat, mengkaji berbagai kendala yang masih dihadapi di lapangan, serta merumuskan peluang pengembangan yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam forum tersebut, peserta membahas capaian penggunaan aplikasi SIGNAL di masing-masing wilayah, strategi peningkatan jumlah pengguna, optimalisasi sosialisasi kepada masyarakat, hingga penguatan integrasi layanan digital dalam ekosistem Samsat Nasional. Pembahasan juga difokuskan pada upaya menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Kepala Bagian Operasional PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta, Eko Mulyanto, menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin mengutamakan kemudahan akses layanan.

“SIGNAL menjadi salah satu inovasi layanan yang memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memenuhi kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ secara digital. Melalui evaluasi ini, diharapkan berbagai tantangan yang ada dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti sehingga pemanfaatan aplikasi SIGNAL semakin optimal,” ujarnya.

Selain sebagai sarana evaluasi, kegiatan ini juga menjadi wadah koordinasi antar Pembina Samsat dalam memperkuat sinergi dan menyamakan langkah untuk mendorong peningkatan pemanfaatan layanan digital. Dengan semakin luasnya penggunaan aplikasi SIGNAL, diharapkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam pembayaran PKB dan SWDKLLJ dapat terus meningkat.

Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, para Pembina Samsat berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan berbasis digital yang lebih efektif dan efisien. Langkah ini sekaligus mendukung transformasi pelayanan publik yang modern, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di era digital.