Jakarta – Anggota DPR, Rieke Diah Pitaloka, menyoroti sengketa lahan SMAK Dago dan SMAN 1 Bandung. SMAK Dago, tempat sekolah Presiden BJ Habibie, dianggap memiliki nilai sejarah penting dalam pendidikan.
Rieke menyebut konflik lahan di Jalan Ir. H. Juanda No. 93 bisa berdampak pada sekolah lain di Indonesia jika putusan kasasi tidak berpihak pada SMAK Dago. Ia juga menegaskan pendidikan adalah kunci memutus mata rantai kemiskinan, sesuai arahan Presiden Prabowo.
Kuasa hukum SMAK Dago, Benny Wullur, mengatakan pihak sekolah telah mengajukan Permohonan Peninjauan Kembali kedua di Mahkamah Agung agar gugatan PLK ditolak. Salah satu pengurus SMAK Dago berharap PK II diputuskan secara adil, mengingat status sejarah sekolah tersebut. Benny menambahkan, PLK telah kehilangan status badan hukum berdasarkan surat Kementerian Hukum RI tertanggal 28 Agustus 2025. Dikutip dari RRI.co.id
