Sleman – PT Jasa Raharja terus mendorong peningkatan kepatuhan mitra angkutan umum terhadap kewajiban administrasi kendaraan melalui kegiatan Customer Relationship Management (CRM) bersama PT Eddy Transport Raya pada Jumat, 30 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di garasi PT Eddy Transport Raya yang berlokasi di Jalan Ring Road Barat, Demak Ijo, Nogosaren, Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan kepatuhan perusahaan terhadap pembayaran Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sunarijawan dari PT Eddy Transport Raya dan M. Fauzi Zamzam selaku Penanggung Jawab (PJ) Samsat Sleman. Dalam pertemuan ini, petugas menyampaikan sosialisasi mengenai peran dan fungsi PT Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas. Selain itu, koordinasi juga dilakukan untuk meningkatkan pemahaman perusahaan mengenai pentingnya ketertiban administrasi dan pembayaran kewajiban secara tepat waktu.
M. Fauzi Zamzam menyampaikan bahwa komunikasi langsung dengan perusahaan angkutan umum menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman mitra terhadap kewajiban yang harus dipenuhi. “Melalui kegiatan CRM ini, kami ingin membangun koordinasi yang baik dengan PT Eddy Transport Raya sekaligus mengingatkan pentingnya pemenuhan kewajiban IWKBU dan SWDKLLJ sesuai ketentuan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kepatuhan terhadap kewajiban tersebut perlu didukung dengan pengelolaan administrasi kendaraan yang tertib. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran perusahaan untuk memperhatikan status administrasi kendaraan dan memenuhi kewajiban pembayaran tepat waktu sebagai bagian dari upaya mendukung perlindungan dasar bagi penumpang angkutan umum,” tambahnya.
Melalui kegiatan CRM ini, PT Jasa Raharja berharap hubungan kemitraan dengan PT Eddy Transport Raya dapat terus terjalin dengan baik. “Kami akan terus mendorong komunikasi dan koordinasi bersama mitra angkutan umum agar kepatuhan administrasi dapat terjaga dan pelaksanaan kewajiban sesuai ketentuan dapat mendukung pelayanan serta perlindungan bagi masyarakat,” tutup M. Fauzi Zamzam.
