Bengkulu – Jasa Raharja Kantor Wilayah Bengkulu menerima kunjungan koordinasi dari operator kapal perintis STIP BPSDMP Kementerian Perhubungan pada Rabu (22/04/2026) di Kantor Jasa Raharja Bengkulu. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam penyelenggaraan perlindungan bagi penumpang angkutan umum sektor transportasi laut.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Staf Administrasi Operasional dan Humas Jasa Raharja, Nopiliansyah, bersama Petugas Administrasi Bidang Operasional dan Humas, Ivan Akbar. Kunjungan ini menjadi sarana untuk membahas kesesuaian data manifest penumpang dengan realisasi pembayaran Iuran Wajib Kapal Laut (IWKL) yang dilakukan oleh operator kapal.
Dalam pembahasan, kedua pihak melakukan koordinasi terkait pentingnya validitas data penumpang sebagai dasar perlindungan bagi pengguna jasa angkutan laut. Manifest penumpang memiliki peran penting dalam memastikan setiap penumpang yang menggunakan transportasi kapal laut tercatat dengan baik dan memperoleh jaminan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, realisasi pembayaran IWKL juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Pembayaran iuran wajib yang dilakukan operator kapal merupakan bagian dari mekanisme perlindungan dasar bagi penumpang angkutan umum apabila terjadi risiko kecelakaan selama perjalanan.
Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan adanya keselarasan antara jumlah penumpang yang tercatat dalam manifest dengan kewajiban pembayaran IWKL oleh operator kapal. Dengan data yang akurat dan administrasi yang tertib, proses perlindungan kepada penumpang dapat berjalan secara optimal.
Jasa Raharja Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan operator transportasi laut dan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung sistem perlindungan penumpang yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi antara Jasa Raharja dan operator kapal perintis dapat semakin baik, sehingga pelayanan perlindungan kepada masyarakat pengguna transportasi laut dapat diberikan secara maksimal.
