Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut program hilirisasi mineral dan batu bara (minerba) yang dikembangkan melalui kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus (KEK) mampu meningkatkan efisiensi investasi Indonesia. Hal itu terlihat dari nilai Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di kawasan hilirisasi yang berada di kisaran 3, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai level 6.
Airlangga mengatakan hilirisasi terintegrasi menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan produktivitas investasi di berbagai daerah. Industri pengolahan kini menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru, dengan pengembangan kawasan industri dan KEK yang mulai memberikan dampak positif terhadap pemerataan ekonomi nasional.
Di tengah ketidakpastian global, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan yang kuat. Strategi hilirisasi turut didukung oleh kinerja investasi, inflasi yang terkendali, serta aktivitas ekonomi regional yang meningkat, termasuk pertumbuhan tinggi di sejumlah wilayah luar Jawa. Airlangga menegaskan penguatan sektor bernilai tambah dan pengembangan industri menjadi kunci menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dikutip dari Antaranews.com
