Jasa Raharja Sumbar Dorong Integrasi Kurikulum Keselamatan di Sekolah, SMAN 3 Painan Jadi Pusat Evaluasi Program

Jasa Raharja Sumbar Dorong Integrasi Kurikulum Keselamatan di Sekolah, SMAN 3 Painan Jadi Pusat Evaluasi Program

Painan — Upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini terus diperkuat oleh PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat melalui kegiatan tindak lanjut penguatan integrasi kurikulum keselamatan berlalu lintas (PKBL). Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Aula SMAN 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran strategis dalam pendidikan dan keselamatan lalu lintas, di antaranya Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumatera Barat, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Kasubag Iuran Wajib Jasa Raharja, Kasatlantas Polres Pesisir Selatan, para kepala sekolah dari SMAN 3 Painan, SMAN 1 Painan, SMAN 1 Bayang, serta SMKN 1 Tarusan, serta diikuti oleh siswa-siswi dari sekolah-sekolah tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program Sekolah Percontohan Tertib Berlalu Lintas yang telah berjalan di beberapa satuan pendidikan. Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana integrasi nilai-nilai keselamatan berlalu lintas telah diterapkan dalam kurikulum pembelajaran, serta dampaknya terhadap perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam forum tersebut, dibahas berbagai pendekatan edukatif yang dapat diterapkan oleh sekolah dalam menanamkan kesadaran keselamatan berlalu lintas, baik melalui kegiatan pembelajaran di kelas, praktik langsung, maupun kegiatan ekstrakurikuler. Guru diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam menyampaikan nilai-nilai keselamatan kepada siswa secara berkelanjutan dan kontekstual.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan kolaborasi antara Jasa Raharja, kepolisian, dan Dinas Pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendukung keselamatan berlalu lintas. Dengan pendekatan berbasis kurikulum, diharapkan pemahaman tentang risiko dan pentingnya keselamatan berkendara dapat tertanam sejak dini, khususnya di kalangan pelajar dan usia produktif.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif siswa dalam sesi diskusi dan edukasi. Para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak untuk memahami peran mereka sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai memiliki dampak jangka panjang terhadap keselamatan generasi muda.

“Kami mengapresiasi sinergi antara Jasa Raharja, kepolisian, dan Dinas Pendidikan dalam menguatkan integrasi kurikulum keselamatan berlalu lintas di sekolah. Edukasi kepada pelajar merupakan langkah strategis dalam upaya pencegahan kecelakaan, karena kesadaran harus dibangun sejak dini. Melalui program ini, kami berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan di jalan,” ujar Teguh.

Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam mendukung penurunan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan pelajar dan usia produktif, melalui pendekatan edukatif yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja Kanwil Sumatera Barat berharap integrasi kurikulum keselamatan berlalu lintas dapat terus diperkuat dan diterapkan secara luas di berbagai sekolah. Dengan demikian, budaya tertib berlalu lintas tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan generasi muda.