Kalimantan Tengah – PT Jasa Raharja Wilayah Kalimantan Tengah melalui Penanggung Jawab Samsat Gunung Mas, Faisal Sukma, bersama Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Polres Gunung Mas serta Puskesmas Tampang Tumbang Anjir menggelar kegiatan edukasi dan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) bagi para siswa SMKN 1 Kuala Kurun pada Rabu (5/8). Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas.
Dalam pelaksanaannya, PT Jasa Raharja menghadirkan tenaga medis dari Puskesmas Tampang Tumbang Anjir, yaitu dr. Theresia Witayosi dan Siti Fatimah, S.Kep., Ners., yang memberikan materi mengenai penanganan awal kondisi gawat darurat, dilanjutkan dengan simulasi praktik pertolongan pertama. Melalui metode teori dan praktik, para peserta diharapkan mampu memahami langkah-langkah yang tepat sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin, menyampaikan bahwa pelatihan PPGD merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam membangun budaya keselamatan sejak usia dini. Menurutnya, selain memahami pentingnya tertib berlalu lintas, pelajar juga perlu memiliki kemampuan dasar untuk memberikan pertolongan pertama ketika menghadapi situasi darurat.
Program ini bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan. Harapannya, para pelajar tidak hanya menjadi pengguna jalan yang berkeselamatan, tetapi juga mampu bertindak cepat dan tepat untuk memberikan bantuan awal sebelum tenaga medis tiba. Bekal ini akan menjadi investasi yang bermanfaat bagi mereka dan masyarakat di masa depan,” ujar Alfin Syahrin.
Melalui kolaborasi antara PT Jasa Raharja, Polres Gunung Mas, dan Puskesmas Tampang Tumbang Anjir, diharapkan para siswa SMKN 1 Kuala Kurun semakin peduli terhadap keselamatan berlalu lintas serta memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi gawat darurat, sehingga dapat berkontribusi dalam menekan fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas.
