Hilirisasi PTPN Jadi Kunci Kurangi Impor, BP BUMN Soroti Manfaatnya bagi Ekonomi Nasional

Hilirisasi PTPN Jadi Kunci Kurangi Impor, BP BUMN Soroti Manfaatnya bagi Ekonomi Nasional

Jakarta – Hilirisasi sektor perkebunan dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor. Kepala BP BUMN yang juga COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan pengembangan hilirisasi harus dilakukan secara bertahap melalui uji coba skala kecil sebelum diterapkan secara luas. Menurutnya, pendekatan tersebut penting untuk mengukur tingkat keberhasilan program serta memastikan investasi yang dilakukan memberikan hasil optimal.

Dalam rapat bersama jajaran direksi PT Perkebunan Nusantara (PTPN), pembahasan difokuskan pada kesiapan implementasi program hilirisasi dan pengembangan komoditas strategis. Dony menekankan setiap proyek harus didukung dengan studi kelayakan yang komprehensif, perhitungan produktivitas lahan yang akurat, serta analisis return on investment (ROI) yang sehat. Selain aspek ekonomi, keberlanjutan lingkungan juga menjadi perhatian utama, termasuk memastikan pengembangan lahan tidak mengganggu fungsi kawasan resapan air.

Melalui strategi yang berbasis riset dan perencanaan matang, BP BUMN bersama Danantara berharap hilirisasi PTPN mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat daya saing sektor perkebunan Indonesia, tetapi juga mendukung kemandirian pangan dan energi, mengurangi impor, serta mendorong pertumbuhan industri berbasis sumber daya domestik secara berkelanjutan. Dikutip dari Antaranews.com