BPBD Bali: 76 Titik Bencana Terjang Bali Akibat Cuaca Ekstrem Sejak Kemarin

BPBD Bali: 76 Titik Bencana Terjang Bali Akibat Cuaca Ekstrem Sejak Kemarin

Denpasar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali melaporkan sebanyak 76 kejadian bencana melanda wilayah Pulau Dewata sejak Senin malam hingga Selasa siang akibat cuaca ekstrem. Kepala Pelaksana BPBD Bali, I Gede Agung Teja Bhusana, mengungkapkan bahwa banjir menjadi bencana yang paling mendominasi dengan total 42 kasus, disusul oleh tanah longsor, pohon tumbang, hingga angin puting beliung. Kota Denpasar tercatat sebagai wilayah dengan dampak terparah, di mana terdapat 36 titik kejadian yang mencakup 30 lokasi banjir serta insiden tanggul dan sandaran jebol yang menghambat aktivitas warga.

Hujan deras yang mengguyur Bali selama tiga hari berturut-turut memicu evakuasi besar-besaran, terutama di wilayah Kabupaten Badung dan Denpasar. Tim gabungan BPBD telah berhasil mengevakuasi lebih dari 30 warga yang terjebak di kawasan Jalan Dewi Saraswati Badung, serta melakukan penyelamatan wisatawan di Sanur dan evakuasi balita yang terjebak banjir di kawasan Sesetan. Selain banjir, kerusakan juga dilaporkan terjadi di Karangasem dengan sembilan titik pohon tumbang, serta beberapa kejadian tanah longsor di Buleleng, Tabanan, dan Gianyar yang kini dalam penanganan intensif petugas lapangan.

Menanggapi cuaca yang masih tidak menentu, BPBD Bali terus bersiaga melakukan pemantauan ketinggian air secara berkala, terutama di aliran sungai besar seperti Tukad Badung. I Gede Agung Teja Bhusana menginstruksikan agar seluruh pintu air di area hilir tetap dibuka guna meminimalisir luapan air ke jalan raya dan permukiman warga. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kejadian darurat melalui kanal resmi, mengingat peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG masih berlaku untuk beberapa hari ke depan di seluruh wilayah Bali. Dikutip dari Antaranews.com