Jakarta – Kementerian Dalam Negeri melalui Satuan Tugas Tim Pemulihan Aceh melaporkan bahwa progres pembersihan berbagai kantor pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang telah mencapai angka tiga puluh persen. Beberapa instansi vital seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah serta Dinas Kesehatan sudah dinyatakan bersih dan siap untuk kembali beroperasi secara normal. Langkah pembersihan ini merupakan bagian penting dari upaya memulihkan kembali roda pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu terlalu lama akibat dampak bencana.
Kegiatan pemulihan ini melibatkan pengerahan ribuan personel yang terdiri dari Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri dan Aparatur Sipil Negara dari lingkungan Kementerian Dalam Negeri. Sebanyak dua puluh tujuh titik perkantoran menjadi target operasi utama dengan pembagian personel yang disesuaikan berdasarkan luas dan tingkat kerusakan di lapangan. Selain mengandalkan tenaga manusia untuk pekerjaan manual di dalam gedung, tim juga mulai mengoptimalkan penggunaan alat berat untuk membersihkan sisa lumpur dan material sisa bencana di area luar ruangan.
Pihak kementerian menerapkan pola kerja yang terukur dengan pengawasan ketat agar seluruh target pembersihan dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kasatgas Tim Pemulihan Aceh Ulung Sampurna Jaya menyatakan optimismenya bahwa seluruh proses pembersihan kantor pemerintahan di Aceh Tamiang dapat tuntas dalam waktu sepuluh hari ke depan. Fokus utama saat ini adalah menjaga kelancaran operasional alat berat serta berharap kondisi cuaca tetap mendukung agar proses transisi menuju tahap pemulihan berikutnya berjalan tanpa hambatan. Dikutip dari Antaranews.com
