Rupiah Diprediksi Menguat Terbatas Jelang Nataru, Intip Proyeksi Kurs Hari Ini

Rupiah Diprediksi Menguat Terbatas Jelang Nataru, Intip Proyeksi Kurs Hari Ini

Jakarta – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu pagi menguat 16 poin menjadi Rp16.771 per dolar AS. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede memprediksi penguatan ini akan bersifat terbatas karena adanya kenaikan permintaan dolar AS musiman di dalam negeri untuk kebutuhan impor dan penyesuaian kas menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Meskipun dolar global cenderung melemah akibat pasar yang sepi menjelang libur, penguatan rupiah tetap tertahan oleh data pertumbuhan ekonomi AS yang masih kuat di level 4,3 persen. Sentimen domestik dari masuknya aliran modal asing ke pasar obligasi pemerintah menjadi penopang utama yang menahan tekanan depresiasi mata uang garuda.

Pergerakan rupiah hari ini akan sangat dipengaruhi oleh tarik-menarik antara permintaan valuta asing domestik dan kondisi likuiditas pasar yang menipis di akhir tahun. Kurs rupiah diproyeksikan bergerak pada kisaran Rp16.725 hingga Rp16.800 per dolar AS sepanjang hari ini. Dikutip dari Antaranews.com