Jasa Raharja Hadiri Rapat Evaluasi Keamanan Pelayaran dan Inisiasi Satgas Tanggap Darurat di Kepulauan Selayar

Jasa Raharja Hadiri Rapat Evaluasi Keamanan Pelayaran dan Inisiasi Satgas Tanggap Darurat di Kepulauan Selayar

SELAYAR – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar Rapat Evaluasi Keamanan Pelayaran sekaligus Pembentukan Satgas Tanggap Darurat di Ruang Rapat Kantor Bupati, Jln. Jend. Achmad Yani No. 1, Benteng, pada Rabu (29/7/2026).

Jalannya rapat dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi teknis terkait, di antaranya Ketua DPRD Selayar, Dandim 1415/Selayar, Kapolres Selayar, Dinas Perhubungan Selayar, UPP Kelas III Selayar, Basarnas Selayar, hingga Petugas Jasa Raharja Selayar, Syamsuriadi.

Fokus utama dalam pembahasan ini tertuju pada perumusan langkah-langkah strategis untuk mengevaluasi seluruh sistem keamanan transportasi laut di perairan Selayar. Bupati menggarisbawahi pentingnya keterpaduan antarinstansi dalam merancang mekanisme penanganan kondisi darurat yang lebih tanggap, responsif, dan terukur demi meminimalkan risiko kecelakaan di laut.

Selain evaluasi teknis operasional, forum ini menyoroti pentingnya penertiban administrasi kapal penumpang tradisional yang beroperasi di wilayah Kepulauan Selayar. Pada kesempatan tersebut, Petugas Jasa Raharja, Syamsuriadi, menegaskan bahwa pengutipan Iuran Wajib Kapal Laut (IWKL) harus dilaksanakan secara tertib dan disiplin. Kepatuhan terhadap IWKL menjadi kunci utama agar seluruh masyarakat pengguna jasa transportasi laut mendapatkan hak jaminan perlindungan asuransi dasar secara pasti selama dalam perjalanan.

Sebagai wujud konkret dari komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, rapat tersebut resmi menginisiasi pembentukan Tim Satgas Tanggap Darurat Wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar. Kehadiran Satgas terpadu ini diharapkan dapat mempercepat jalur koordinasi, memperingkas prosedur evakuasi, serta mengoptimalkan penanganan insiden di laut secara cepat dan efisien.

Melalui sinergi erat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan Jasa Raharja, langkah ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menghadirkan ekosistem pelayaran yang jauh lebih aman, tertib, dan memberikan rasa tenang bagi seluruh masyarakat.