Layani 23 Juta Nasabah, PNM Sebut Tata Kelola Baik Jadi Fondasi Utama

Layani 23 Juta Nasabah, PNM Sebut Tata Kelola Baik Jadi Fondasi Utama

Jakarta – Direktur Utama Permodalan Nasional Madani (PNM), Kindaris, menegaskan bahwa penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) merupakan fondasi utama dalam melayani 23,3 juta nasabah. Bagi PNM, tata kelola ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan komitmen nyata untuk menjaga kepercayaan publik yang telah dibangun selama puluhan tahun. Guna mendukung hal tersebut, PNM secara konsisten menerapkan mekanisme konkret di lapangan, mulai dari Whistleblowing System (WBS) untuk deteksi dini fraud, hingga edukasi etika kerja bagi lebih dari 43 ribu Account Officer (AO) sebagai garda terdepan perusahaan.

Komitmen kuat dalam menjaga integritas ini membawa dampak positif langsung terhadap kesejahteraan para nasabah ultra mikro. Berdasarkan survei dari lembaga riset independen INDEKSTAT, pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar sukses meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan. Selain itu, kemampuan pengembangan usaha nasabah perempuan prasejahtera ini juga melonjak hampir 29 persen. Keberhasilan pemberdayaan ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan yang bertanggung jawab mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara signifikan.

Berkat konsistensi dalam mengimplementasikan prinsip GCG dari hulu ke hilir, PNM berhasil meraih penghargaan sebagai Indonesia Most Trusted Companies dalam ajang The Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas budaya kepatuhan yang dijalankan secara berjenjang oleh seluruh jajaran manajemen hingga unit kerja di 58 kantor cabang pada 36 provinsi. Dengan fondasi tata kelola yang kokoh ini, PNM optimistis dapat terus memperluas dampak pemberdayaan ekonomi di Indonesia tanpa mengorbankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dikutip dari Antaranews.com