Resmikan Lebaran Betawi, Pramono Anung Ajak Warga Jakarta Lestarikan Budaya Lokal

Resmikan Lebaran Betawi, Pramono Anung Ajak Warga Jakarta Lestarikan Budaya Lokal

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi membuka perhelatan Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (11/4). Didampingi oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin dan tokoh Betawi legendaris Fauzi Bowo, Pramono menegaskan komitmennya untuk menjadikan Lapangan Banteng sebagai ikon baru pusat kegiatan kebudayaan. Dalam sambutannya, Gubernur menyoroti implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 yang menempatkan budaya Betawi sebagai pilar utama identitas Jakarta dalam transformasinya menjadi kota global.

Pramono Anung menjelaskan bahwa kemajuan Jakarta sangat bergantung pada persatuan para tokoh dan pelestarian budayanya. Ia menekankan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya bersifat seremonial, tetapi akan terus berkelanjutan dalam memfasilitasi ruang-ruang kreatif bagi masyarakat. “Jika tokohnya bersatu dan budayanya maju, maka sumber daya manusianya pun akan ikut unggul. Budaya Betawi adalah ikon utama yang harus kita jaga bersama di tengah modernisasi kota,” ujar Pramono di hadapan para tokoh Majelis Kaum Betawi (MKB).

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Adat MKB, Fauzi Bowo, menyambut positif gelaran ini sebagai ajang mempererat silaturahmi lintas generasi. Dengan tema “Jakarta Memperkokoh Persatuan, Merawat Tradisi Muda Jakarta Kota Global”, Lebaran Betawi tahun ini secara khusus melibatkan generasi muda untuk mewarisi nilai-nilai tradisional Betawi. Mantan Gubernur DKI tersebut berharap acara ini tidak hanya menjadi sekadar halalbihalal, tetapi juga menjadi ruang inklusif yang memperkenalkan keberagaman atraksi budaya Betawi kepada seluruh lapisan warga Jakarta. Dikutip dari RRI.co.id