Prabowo Bahas Posisi Neraca Pembayaran RI Usai Serangan AS-Israel ke Iran

Prabowo Bahas Posisi Neraca Pembayaran RI Usai Serangan AS-Israel ke Iran

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menggelar diskusi kebangsaan bersama para tokoh bangsa di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa malam, untuk membahas posisi Indonesia dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza. Pertemuan strategis ini merespons eskalasi konflik di Timur Tengah menyusul serangan sepihak Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Presiden mengajak para mantan presiden, wakil presiden, hingga menteri luar negeri lintas era untuk memetakan ulang kekuatan mandat BoP di tengah situasi global yang semakin tidak menentu serta lemahnya penegakan hukum internasional oleh PBB.

Menteri Luar Negeri periode 2001–2009, Noer Hassan Wirajuda, menjelaskan bahwa diskusi yang berlangsung selama 3,5 jam tersebut menyoroti tantangan navigasi kebijakan luar negeri Indonesia di antara beberapa kepentingan kekuatan besar atau karang dunia. Selain masalah keamanan dan perdamaian, pertemuan tersebut juga mengkaji potensi dampak ekonomi global, khususnya gangguan pada rantai pasok minyak dan gas (supply oil) akibat ketegangan di negara-negara Teluk. Presiden Prabowo menekankan pentingnya kesiapan nasional dalam menghadapi risiko krisis energi jika konflik terus berkecamuk.

Pertemuan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh besar seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, Jusuf Kalla, Boediono, hingga KH Ma’ruf Amin, serta pimpinan partai politik dan pelaku usaha. Dialog berjalan dua arah dengan Presiden yang sangat terbuka terhadap berbagai usulan pemikiran dari para peserta. Melalui konsolidasi tokoh bangsa ini, pemerintah berupaya merumuskan posisi tawar Indonesia yang lebih kuat dalam tatanan dunia baru (rule-based order) demi menjaga stabilitas nasional sekaligus berkontribusi pada perdamaian abadi di Gaza dan kawasan Timur Tengah. Dikutip dari Antaranews.com