Polri Jamin Keamanan Warga Nabire Usai Aksi Gangguan Kamtibmas oleh KKB

Polri Jamin Keamanan Warga Nabire Usai Aksi Gangguan Kamtibmas oleh KKB

Nabire – Kepolisian Resor (Polres) Nabire memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di ibu kota Provinsi Papua Tengah tersebut tetap kondusif pasca gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, menegaskan pada Senin (2/3/2026) bahwa sinergi TNI-Polri telah ditingkatkan melalui patroli statis dan bergerak di berbagai titik rawan. Langkah ini diambil guna menjamin aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat tetap berjalan normal tanpa rasa takut.

Eskalasi keamanan sempat meningkat setelah KKB pimpinan Aibon Kogoya menyerang lokasi tambang emas PT Kristalin pada Sabtu (21/2/2026). Merespons aksi tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melakukan penegakan hukum yang memicu kontak tembak di hutan Nabarua, Distrik Nabire, pada Minggu (1/3/2026). Brigjen Pol. Faizal, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, melaporkan bahwa aparat berhasil menguasai markas KKB dan menyita ratusan butir amunisi, magazen senjata SS1 dan AK-101, serta uang tunai puluhan juta rupiah, sementara anggota KKB melarikan diri ke arah hutan.

Bupati Nabire, Mesak Magai, mengapresiasi kerja keras aparat keamanan dalam memulihkan stabilitas wilayah. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, termasuk dengan mengaktifkan kembali poskamling dan melaporkan pendatang baru kepada ketua RT/RW. Kapolres Samuel mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi oleh isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya, serta mempercayakan sepenuhnya pemeliharaan kamtibmas kepada TNI dan Polri demi kenyamanan bersama di Nabire. Dikutip dari Antaranews.com