Karawang – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjamin jalur nasional Pantai Utara (Pantura) Jawa wilayah barat akan bebas dari lubang pada H-10 Lebaran 2026. Dalam peninjauan di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (28/2), Dody mengungkapkan bahwa dari semula 7.000 titik lubang, saat ini tersisa sekitar 2.500 titik yang sedang dalam tahap perbaikan intensif. Kepastian ini diambil untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jutaan pemudik yang diprediksi akan memadati jalur legendaris tersebut pada masa angkutan Idul Fitri 1447 H.
Selain penambalan lubang, Kementerian PU telah menyiapkan rencana jangka panjang berupa pelapisan ulang aspal atau overlay sepanjang 100 kilometer di ujung Pantura Jabar hingga perbatasan Brebes. Proyek yang didanai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ini diproyeksikan memakan waktu dua tahun guna memastikan penanganan jalan yang lebih sempurna. Untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun ini, pemerintah juga menyiagakan 76 ruas jalan tol sepanjang 3.115 km yang dilengkapi dengan 136 rest area, 539 gerbang tol, serta 189 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Lonjakan pemudik tahun 2026 diprediksi mencapai 144 juta orang, sehingga koordinasi lintas sektoral menjadi kunci utama. Posko angkutan Lebaran akan beroperasi mulai 13 hingga 29 Maret 2026 untuk mengawal pergerakan warga di seluruh moda transportasi. Guna mengantisipasi kemacetan parah, pemerintah akan menerapkan pembatasan angkutan barang sumbu tiga ke atas serta rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way), contraflow, dan ganjil-genap di titik-titik rawan kepadatan sesuai dengan kesepakatan bersama Korlantas Polri. Dikutip dari Antaranews.com
