KAI: Layanan PSO Dongkrak Mobilitas dan Ekonomi, Penumpang Capai 14,57 Juta

KAI: Layanan PSO Dongkrak Mobilitas dan Ekonomi, Penumpang Capai 14,57 Juta

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat penumpang layanan Public Service Obligation (PSO) mencapai 14,57 juta orang, tumbuh 6,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini menunjukkan besarnya manfaat layanan subsidi bagi masyarakat yang membutuhkan akses transportasi terjangkau.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa layanan PSO merupakan mandat penting pemerintah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki akses transportasi publik yang merata. Layanan PSO mencakup Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) dan KA Lokal, yang menjadi moda penting bagi pekerja, pelajar, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.

Pemerintah juga memberikan subsidi untuk layanan KAI Group seperti Commuter Line, LRT Jabodebek, KA Bandara YIA, hingga KA Srilelawangsa Medan. Layanan-layanan ini mendukung mobilitas harian, kegiatan perdagangan, serta pertumbuhan UMKM di sekitar stasiun.

Dari sisi ekonomi, tarif subsidi mendorong masyarakat memilih kereta api, sehingga membantu mengurangi kemacetan di perkotaan. Layanan PSO juga mempermudah akses ke pusat pendidikan dan kegiatan ekonomi, memperkuat konektivitas antarwilayah.

EVP Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto, menegaskan bahwa pengembangan layanan PSO menjadi wujud komitmen KAI dan pemerintah dalam memperluas manfaat transportasi bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

Dikutip dari RRI.co.id