GMF AeroAsia dan Angkasa Pura Kolaborasi Perkuat Ekosistem Aviasi Nasional

GMF AeroAsia dan Angkasa Pura Kolaborasi Perkuat Ekosistem Aviasi Nasional

Jakarta – PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) dan PT Angkasa Pura Indonesia (API) resmi memperkuat struktur permodalan serta ekosistem industri aviasi nasional melalui penandatanganan akta inbreng lahan. Dalam kesepakatan ini, API menyetorkan modal non-tunai berupa lahan seluas 972.123 meter persegi di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan nilai mencapai Rp5,66 triliun. Langkah ini sekaligus menjadikan API sebagai salah satu pemegang saham resmi GMF.

Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi, menjelaskan bahwa penguasaan lahan ini memberikan kepastian operasional jangka panjang dan fleksibilitas besar untuk pengembangan bisnis di masa depan. Dari sisi finansial, inbreng lahan tersebut diharapkan mampu memperbaiki posisi ekuitas GMF menjadi positif serta mendukung agenda penyehatan keuangan Garuda Indonesia Group secara konsolidasi pada akhir 2025. Dengan aset tetap yang meningkat, GMF kini memiliki ruang lebih luas untuk menarik pendanaan dan investor.

Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura Indonesia, Mohammad R Pahlevi, menyatakan bahwa aksi korporasi ini adalah langkah konkret untuk memperkuat sektor aviasi nasional melalui model operasional bandara berbasis ekosistem. Sinergi ini diharapkan tidak hanya memperkokoh aspek MRO (maintenance, repair, and overhaul), tetapi juga meningkatkan daya saing industri penerbangan Indonesia di mata publik dan investor internasional. Dikutip dari Antaranews.com