BRIGHTON – Chelsea harus menelan pil pahit setelah dibantai 3-0 oleh Brighton & Hove Albion dalam laga pekan ke-34 Liga Inggris di Amex Stadium, Selasa, 22 April 2026 dini hari WIB. Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Ferdi Kadioglu, Jack Hinshelwood, dan Danny Welbeck, yang sekaligus memperpanjang rekor buruk Chelsea dengan lima kekalahan beruntun tanpa mencetak satu gol pun—catatan terburuk dalam 114 tahun sejarah klub. Manajer Chelsea, Liam Rosenior, mengungkapkan kekecewaan mendalam dan menyebut performa anak asuhnya tidak dapat diterima serta meminta para pemain untuk segera bercermin atas kontribusi mereka di lapangan.
Sepanjang pertandingan, Brighton tampil sangat dominan dengan penguasaan bola mencapai 53 persen dan melepaskan 15 tembakan, berbanding terbalik dengan The Blues yang hanya mampu mencatatkan enam tendangan. Rosenior menyoroti kegagalan timnya dalam memenangkan duel fisik, di mana Chelsea kalah dalam 80 persen perebutan bola yang berujung pada terciptanya gol-gol lawan. Performa ini dinilai sangat kontradiktif dibandingkan saat mereka melawan Manchester United beberapa hari sebelumnya, menunjukkan inkonsistensi yang fatal di lini pertahanan maupun penyerangan skuad asal London Barat tersebut.
Hasil ini membawa Brighton asuhan Fabian Hürzeler naik ke posisi keenam klasemen sementara dengan 50 poin, menggeser Chelsea yang kini harus turun ke peringkat ketujuh. Kekalahan ini menjadi tekanan besar bagi Rosenior menjelang laga krusial semifinal Piala FA melawan Leeds United pada 26 April mendatang. Kemenangan di semifinal dianggap sebagai harga mati bagi Chelsea untuk memulihkan mentalitas tim sekaligus meredam kemarahan suporter yang kecewa dengan keterpurukan klub di liga domestik musim ini. Dikutip dari RRI.co.id
