JAKARTA – Mengonsumsi makanan berserat merupakan kunci pola makan seimbang, namun waktu konsumsinya ternyata jauh lebih krusial daripada sekadar jumlahnya. Menurut Dr. Karan Rajan, seorang ahli bedah dan pakar kesehatan populer, mengatur waktu asupan serat secara strategis dapat memaksimalkan penyerapan nutrisi oleh tubuh. Serat yang dikonsumsi di waktu yang tepat tidak hanya membantu melancarkan pencernaan, tetapi juga mengoptimalkan proses fermentasi oleh mikrobioma usus serta menjaga stabilitas metabolisme sepanjang hari.
Waktu yang paling disarankan untuk mengonsumsi serat dalam porsi besar adalah di pagi hari, idealnya saat sarapan. Hal ini dikarenakan sistem pencernaan manusia berada pada puncak aktivitasnya di awal hari, ditandai dengan aliran empedu yang lebih besar serta sekresi enzim pencernaan yang optimal. Dr. Rajan menjelaskan bahwa bakteri baik di dalam tubuh juga memiliki tingkat aktivitas tertinggi di pagi hari. Dengan memanfaatkan ritme biologis ini, tubuh dapat memproses serat lebih efisien tanpa menyebabkan risiko ketidaknyamanan pencernaan seperti perut kembung atau begah.
Selain mendukung kesehatan usus, sarapan tinggi serat berperan penting dalam mengatur nafsu makan karena mampu memicu hormon kenyang lebih lama. Proses fermentasi bakteri terhadap serat yang terjadi lebih awal akan memproduksi asam lemak rantai pendek dalam durasi yang lebih panjang, yang efektif untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi keinginan untuk “ngemil” di siang hari. Oleh karena itu, memprioritaskan asupan serat saat sarapan bukan hanya soal kesehatan pencernaan, tetapi juga strategi cerdas untuk menjaga berat badan dan tingkat energi yang stabil. Dikutip dari Antaranews.com
