KSOP Tanjung Priok sebut Tren Bisnis Logistik Diprediksi Tetap Dinamis Tahun 2026

KSOP Tanjung Priok sebut Tren Bisnis Logistik Diprediksi Tetap Dinamis Tahun 2026

Jakarta – Kepala KSOP Tanjung Priok, Heru Susanto, memprediksi tahun 2026 akan menjadi tahun menantang namun dinamis bagi bisnis logistik, terutama di pelabuhan besar seperti Tanjung Priok. Tantangan regulasi bisa diatasi melalui transformasi layanan pelabuhan.

KSOP menyiapkan tiga prioritas, yakni layanan Business Continuity Management System (BCMS) terkait keamanan siber, kerja sama dengan Kantor Imigrasi untuk penerbitan Buku Pelaut, dan Satu Komando Penanganan Tumpahan Minyak (Oil Boom).

Pelabuhan Tanjung Priok menangani sekitar 65 persen kargo ekspor-impor dan domestik, sehingga gangguan operasional dapat memengaruhi bisnis secara keseluruhan.

Ketua DPW ALFI DKI Jakarta, Adil Karim, menilai peluang logistik 2026 tetap cerah, didukung pertumbuhan transportasi dan pergudangan akibat e-commerce dan rantai pasok. Logistik ramah lingkungan, seperti kendaraan listrik dan optimasi rute, juga menjadi peluang bisnis.

Ketua INSA, Jaya Andi Pattonangi, menambahkan modernisasi, kolaborasi, dan strategi tepat akan menjadikan Tanjung Priok sebagai lokomotif pertumbuhan logistik dan pelayaran Indonesia menuju 2026. Dikutip dari Antaranews.com