Akselerasi Pembangunan Daerah, Tim Pembina Samsat Purwodadi Gencarkan Sosialisasi Sengkuyung Mobile di Gabus

Akselerasi Pembangunan Daerah, Tim Pembina Samsat Purwodadi Gencarkan Sosialisasi Sengkuyung Mobile di Gabus

GABUS — Dalam upaya mengakselerasi roda pembangunan di wilayah Kabupaten Grobogan, Tim Pembina Samsat Purwodadi menggelar kegiatan sosialisasi kepatuhan pajak kendaraan bermotor sekaligus pengenalan layanan digital Sengkuyung Mobile. Kegiatan edukasi dan koordinasi yang berlangsung tertib tersebut dipusatkan di Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, pada Rabu (24/6).

Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran aparatur desa se-Kecamatan Gabus serta para Admin Sengkuyung yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan administrasi di tingkat desa. Dalam forum tersebut, Tim Pembina Samsat Purwodadi memberikan penjelasan mendalam mengenai mekanisme dan sistem kerja Sengkuyung Mobile yang dirancang secara khusus untuk memotong jalur birokrasi serta mempermudah akses jangkauan pembayaran pajak bagi warga pedesaan.

Selain itu, perwakilan Jasa Raharja Purwodadi yang tergabung dalam Tim Pembina Samsat Purwodadi turut menyampaikan pesan krusial mengenai esensi kepatuhan masyarakat dalam menunaikan pajak kendaraan. Dipaparkan bahwa di dalam setiap komponen lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang dibayarkan, terdapat pemenuhan kewajiban berupa Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Dana yang dihimpun secara kolektif dari SWDKLLJ tersebut memegang peranan sangat vital karena dialokasikan sepenuhnya sebagai sumber pembiayaan utama bagi jaminan dan santunan perlindungan dasar bagi para korban kecelakaan lalu lintas jalan.

Di samping menyosialisasikan pentingnya aspek kemanusiaan melalui dana perlindungan tersebut, tim juga memaparkan keuntungan dari Double Program Samsat Jateng yang saat ini tengah bergulir. Insentif keringanan pajak ini disosialisasikan secara intensif agar para aparatur desa dapat segera menyebarluaskannya kepada masyarakat luas, sehingga warga dapat segera memanfaatkan momentum pemutihan tersebut untuk menyelesaikan keterlambatan dokumen kendaraan mereka tanpa sanksi yang memberatkan.

Melalui sinergi yang harmonis ini, optimalisasi penerimaan sektor pajak di wilayah Kecamatan Gabus diharapkan dapat berjalan secara maksimal. Dengan pemahaman yang matang dari para aparatur desa, potensi pajak yang tersebar di wilayah pedesaan kini dapat diubah menjadi pendapatan daerah yang riil dan akuntabel. Pendapatan inilah yang nantinya menjadi modal utama pemerintah daerah dalam memacu sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur demi mewujudkan Kabupaten Grobogan yang lebih maju dan sejahtera.